Pertemuan ke 1

PERTEMUAN KE - 1

KONSEP DASAR PUBLIC SPEAKING

Apa itu Public Speaking? 

Setiap orang  pasti dapat berbicara, tetapi tidak setiap orang mampu berbicara secara mudah dan menarik di depan umum. Berbicara di depan umum merupakan sebuah kemampuan atau skill yang dapat dipelajari. Tekniknya dapat dengan mudah dipelajari dan sudah menjadi hal umum yang dapat dilakukan oleh banyak orang.

Mungkin bagi beberapa orang yang tidak terbiasa berbicara di depan umum, berbicara di depan umum merupakan hal yang sulit untuk dilakukan, hal tersebut terjadi karena seseorang kadang merasa tidak percaya diri dan tidak menyiapkannya secara baik.

Kegunaan berbicara di depan umum sekarang ini tak hanya berlaku untuk mereka yang berada di perguruan tinggi atau ranah pendidikan saja, berbicara di depan umum berlaku di ranah mana saja seperti jika di kampung, berbicara di depan umum digunakan dalam acara arisan warga, pidato, atau seperti dalam ranah keagamaan, berbicara di depan umum digunakan untuk ceramah keagamaan.

Tentunya tak jarang sekarang ini berbicara di depan umum merupakan salah satu hal yang menjadi tantangan tersendiri dalam kehidupan pribadi, sosial, dan kehidupan professional. Bagi mereka yang sudah dikenalkan atau terbiasa berbicara di depan umum, mudah baginya untuk menguasai audiens, tetapi bagi sebagian mereka yang tak terbiasa berbicara di depan umum, akan menganggap bahwa berbicara di depan umum merupakan hal yang menegangkan dan menakutkan.

Terbayang bahwa seluruh mata audiens akan tertuju pada sosok yang berbicara di depan umum. Namun, berbicara di depan umum terlepas suka atau tidak suka bagi sebagian besar di era sekarang ini merupakan hal yang wajib dikuasai karena dalam suatu hal dan kondisi yang tak terduga pastinya akan berhadapan dengan sejumlah orang. Tentunya untuk mengatasinya dibutuhkan kemampuan berkomunikasi secara efektif dan tepat sasaran.

Istilah public speaking bermula dari para ahli retorika yang mengartikannya sebagai seni (keahlian) berbicara atau berpidato di mana istilah tersebut sudah berkembang sejak abad sebelum masehi.

Sebagai pengertian awal, seperti yang sudah kita ketahui bahwa public speaking merupakan sebuah frasa yaitu public dari bahasa Inggris yang berarti umum dan speaking dari bahasa Inggris yang berarti berbicara, sehingga dalam bahasa Indonesia diartikan sebagai bicara di depan umum.

Namun, pengertian public speaking belum mendapatkan istilah yang tepat dalam bahasa Indonesia. Sehingga pada umumnya istilah yang sering digunakan sampai sekarang adalah public speaking.

Kaitannya dengan hal itu, tentunya dalam bahasa Indonesia umumnya untuk menggantikan istilah public speaking dapat menyebutnya berbicara di depan umum atau berbicara di depan publik. Di sisi lain, sebagian mereka juga masih menyebutnya dengan pidato.

Ada yang menyebutkan pengertian dari Kamus Merriam-Webster dalam kutipannya mengartikan public speaking yaitu “the act or skill of speaking to a usually large group of people” yang artinya public speaking merupakan sebuah aksi, tindakan atau keterampilan berbicara pada sekelompok besar orang.

Sedangkan menurut kutipan lain yaitu dari David Zarefsky dalam bukunya yang berjudul “Public Speaking Strategic for Success” berpendapat bahwa “Public speaking is a continuous communication process in which messages and signals circulate back and forth between speaker and listeners” yang memberi pengertian bahwa public speaking merupakan sebuah proses komunikasi berkelanjutan, yang mana pesan dan lambang terus berinteraksi di antara pembicara dan pendengarnya.

Disebutkan juga bahwa public speaking adalah salah satu rumpun atau kelompok keluarga dari Ilmu Komunikasi (Retorika). Pada pengertiannya, retorika memiliki pengertian yang mirip dengan public speaking yaitu seni berkomunikasi secara lisan yang dilakukan oleh seseorang ke sekelompok orang secara langsung bertatap muka sebagai contoh yaitu pidato, moderator, MC (Master of Ceremony) dan dalam presentasi.

Sedangkan dalam (KBBI, 2016) pengertian retorika lebih dikerucutkan lagi yaitu: 1. (n). sebagai keterampilan berbahasa secara efektif; 2. (n). studi tentang pemakaian bahasa secara efektif dalam karang-mengarang; 3. (n). seni berpidato yang muluk-muluk dan bombastis.

Dari pengertian umum yang telah dijelaskan di atas, kunci utama yang dibutuhkan untuk dapat lancar dalam public speaking adalah menyampaikan gagasan ke lawan bicara. Tentunya hal tersebut sejenis dengan percakapan yang kita dalam berinteraksi dalam keseharian. Namun secara istilah, percakapan dan public speaking memiliki persamaan dan perbedaan di dalamnya.

Persamaan public speaking dengan percakapan adalah penyusunannya sama-sama mengikuti logika, sistematis, dan tahap demi tahap dengan tujuan agar pesan dapat dimengerti. Selain itu, persamaan lainnya adalah perlunya untuk menyesuaikan isi dan cara penyampaian pesan kita dengan lawan bicara atau publik.

Persamaan dalam percakapan dan public speaking adalah pesan yang disampaikan dengan tujuan mendapatkan dampak positif dan maksimal, serta pembicara harus dapat menyesuaikan gagasan apa yang disampaikan dengan tanggapan dari lawan bicaranya atau publik.

Sedangkan perbedaan utamanya antara public speaking dan percakapan terletak pada pesan yang disampaikan. Penyampaian pesan yang disampaikan melalui public speaking lebih terstruktur dengan menggunakan tata bahasa yang lebih formal dibandingkan dengan percakapan. Selain itu, metode yang dilakukan dalam melakukan public speaking lebih berbeda yang mana dalam penyampaiannya dibutuhkan dengan sikap tubuh yang lebih sopan supaya terkesan baik dan nyaman jika dilihat oleh publik.

 TUJUAN PUBLIC SPEAKING

Pada dasarnya, public speaking telah lama digunakan oleh manusia untuk berbagai tujuan, termasuk untuk mempengaruhi orang lain dan memicu tindakan tertentu. Meskipun kemampuan berbicara di depan umum sering digunakan dalam kegiatan sehari-hari seperti pesta pernikahan atau rapat dewan, tetapi teknik penyampaiannya akan disesuaikan dengan tujuan tertentu.

Berikut ini adalah lima tujuan utama dari public speaking yang perlu diketahui:

1. Memberikan Motivasi

Tujuan utama dari public speaking adalah memberikan motivasi. Orang yang menggunakan keterampilan PS untuk tujuan ini biasanya adalah motivator, guru, dan atasan yang ingin memotivasi audiens untuk berkembang. Dengan kemampuan berbicara di depan umum, pembicara dapat menyampaikan pesan motivasi secara tepat dan mempengaruhi pola pikir orang lain agar mereka menjadi lebih bersemangat.

2. Menyampaikan Informasi

Tujuan paling mendasar dari public speaking adalah untuk menyampaikan informasi. Jenis informasi yang disampaikan bisa bermacam-macam, mulai dari ilmu pengetahuan, berita terkini, hingga pengumuman hasil penelitian sosial. Keberhasilan pembicara dalam menyampaikan informasi diukur dengan seberapa baik audiens memahami, mempertahankan, dan menerapkan ide-ide yang disampaikan.

3. Mengendalikan Situasi

Public speaking juga dapat digunakan untuk mengendalikan situasi tertentu. Sebagai contoh, jika suatu acara terjadi keheningan, pembicara dapat mengambil alih dan membuat suasana kembali ramai.

4. Memengaruhi Audiens

Keterampilan berbicara di muka umum dapat digunakan untuk memengaruhi pola pikir dan perilaku audiens. Dalam dunia PS, meyakinkan audiens merupakan tujuan yang mendasar. Pembicara yang sukses dapat mempengaruhi audiens dengan cara yang efektif, seperti dalam profesi penjualan, untuk memengaruhi konsumen agar membeli produk yang ditawarkan.

5. Menghibur

Public speaking juga dapat dimanfaatkan untuk menghibur audiens. Sebagai contoh, stand up comedian menggunakan keterampilan PS untuk menghibur penonton dengan cerita lucu dan gestur tubuh dan mimik muka yang menarik.

Sebagai tambahan, PS juga dapat memiliki tujuan lain, tergantung pada konteks dan situasi di mana keterampilan tersebut digunakan. Misalnya, dalam politik, PS sering digunakan untuk mempengaruhi opini publik atau memenangkan suara dalam pemilihan umum. Sedangkan dalam dunia bisnis, PS sering dimanfaatkan untuk presentasi produk, memotivasi tim, atau menyampaikan laporan keuangan kepada investor.

Dalam setiap situasi, penting bagi pembicara untuk memiliki pemahaman yang jelas tentang tujuan mereka dalam berbicara di depan umum. Dengan mengetahui tujuan yang ingin dicapai, mereka dapat mempersiapkan pidato yang lebih terarah dan efektif. Selain itu, penonton atau audiens juga akan lebih mudah memahami pesan yang disampaikan jika tujuan pidato sudah jelas.

Dalam praktiknya, PS memang bukanlah keterampilan yang mudah untuk dikuasai. Namun, dengan latihan dan pengalaman, siapa pun dapat meningkatkan kemampuannya dalam berbicara di depan umum dan mencapai tujuan yang diinginkan.

MANFAAT PUBLIK SPEAKING

Berikut adalah penjelasan tentang beberapa manfaat dari PS setelah Anda menguasainya:

1. Meningkatkan Kepercayaan Diri

Berbicara di depan umum bisa membantu meningkatkan kepercayaan diri seseorang, yang dapat berguna dalam kehidupan sehari-hari dan dunia kerja.

2. Modal untuk Bisnis

Kemampuan public speaking juga merupakan modal utama bagi seorang pebisnis, terutama dalam melakukan pemasaran produk dan mengajukan ide kepada investor.

3. Menumbuhkan Keterampilan Kepemimpinan

Public speaking juga dapat membantu dalam menumbuhkan keterampilan kepemimpinan, seperti koordinasi yang baik dengan anggota tim dan pengendalian diri saat memimpin.

4. Meningkatkan Kemampuan Sosial

Seorang public speaker yang handal dapat memiliki kemampuan bergaul yang baik dengan orang lain, memperluas lingkaran sosial, dan membantu dalam kegiatan bersosialisasi sehari-hari.

5. Menyampaikan Ide dengan Lancar

Berbicara di depan umum adalah cara terbaik untuk menyampaikan ide atau gagasan dalam pikiran Anda sehingga orang lain dapat memahami dan mengapresiasi ide tersebut.

6. Meningkatkan Pengetahuan

Dalam menjalin komunikasi dengan banyak orang, seorang public speaker dapat memperoleh wawasan baru dan meningkatkan pemahaman tentang berbagai tipe audiens.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Public Speaking UTS